MTsN 4 Cirebon Matangkan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Workshop Guru
Kab. Cirebon (KEMENAG)
MTs Negeri 4 Cirebon menggelar Workshop Persiapan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti seluruh guru pada Selasa–Rabu (7–8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus menyamakan persepsi dan memperkuat kesiapan pendidik dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
Workshop dibuka oleh Kepala MTsN 4 Cirebon, Ubaidillah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat bergantung pada komitmen dan kesiapan seluruh guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai cinta ke dalam proses pembelajaran.
"Workshop ini menjadi momentum untuk bekal pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027, menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan membangun kesiapan seluruh guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta. Saya berharap nilai-nilai cinta kepada Allah SWT, ilmu pengetahuan, diri sendiri, sesama, lingkungan, dan tanah air dapat diintegrasikan dalam setiap proses pembelajaran sehingga mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungannya," ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dari Pengawas Pembina MTsN 4 Cirebon, Jihan, Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, dan pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.
"Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar perubahan perangkat ajar, tetapi perubahan cara pandang dalam mendidik. Guru harus menghadirkan pembelajaran yang memanusiakan peserta didik, menghargai setiap potensi yang dimiliki anak, dan menanamkan nilai-nilai karakter dalam setiap aktivitas belajar. Ketika guru mengajar dengan cinta, peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungannya," jelas Jihan.
Materi workshop mencakup lima nilai utama Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Pada materi cinta kepada Allah dan Rasul, peserta diajak menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT dan menyusun strategi pembiasaan nilai-nilai keagamaan dalam proses pembelajaran.
Pada materi cinta ilmu, guru didorong membangun budaya belajar sepanjang hayat melalui pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan bermakna. Sementara itu, materi cinta diri dan sesama membekali peserta dengan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, membangun empati, serta menciptakan budaya saling menghargai di lingkungan madrasah.

Pembahasan mengenai cinta lingkungan turut diperkuat melalui pengenalan lima prinsip Ekoteologi Islam, yakni Mizan, Larangan Fasad, Larangan Israf, Hima, dan Ihya'ul-Mawat sebagai dasar membangun budaya madrasah yang peduli terhadap kelestarian alam. Adapun materi cinta tanah air menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, bebas dari perundungan, serta menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi bersama, penguatan pola pikir melalui sesi MAGIS, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai pedoman implementasi KBC di setiap mata pelajaran. Setiap guru menyusun langkah konkret untuk mengintegrasikan lima nilai utama Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.
Kontributor: Noni Intanningsih, Alpia Atorid
Fotografer : Tim MTs N4 Cirebon
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MTsN 4 Cirebon Raih Juara Mula 1 Mading Madya YRCC Vol. 3 Tingkat Jabar, Jateng, dan Banten
Weru (KEMENAG) Tim PMR MTsN 4 Cirebon berhasil meraih Juara Mula 1 Mading Madya tingkat Prov. Jabar, Jateng dan Banten dalam ajang Youth Red Cross Competition (YRCC) Vol. 3 yang disele
MTsN 4 Cirebon Gelar Rapat Dinas Penetapan Kelulusan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026
Weru (KEMENAG) Menjelang kelulusan para siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026, MTs Negeri 4 Cirebon menggelar rapat dinas penetapan kelulusan, pada Jum'at (29/5/2026) di ruang guru. Ag
Pembahasan mengenai cinta lingkungan turut diperkuat melalui pengenalan lima prinsip Ekoteologi Islam, yakni Mizan, Larangan Fasad, Larangan Israf, Hima, dan Ihya'ul-Mawat sebagai dasar membangun budaya madrasah yang peduli terhadap kelestarian alam. Adap
Weru (KEMENAG) Pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, Berdasarkan data sementara Sabtu (27/6/2026), sebanyak 214 dari 283 peserta didik kelas
349 Murid Baru MTs Negeri 4 Cirebon Ikuti MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027
Kab. Cirebon (KEMENAG) Sebanyak 349 murid baru MTs Negeri 4 Cirebon yang terbagi dalam 11 rombongan belajar (VII A sampai VII K) mengikuti rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMU
Sedekah Minyak Jelantah MTsN 4 Cirebon melalui BAZNAS, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon resmi meluncurkan Program Sedekah Minyak Jelantah bekerja sama dengan BAZNAS Kab. Cirebon pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan ben
Jumat Kliwon Penuh Berkah, Kepala MTsN 4 Cirebon Serahkan Santunan BAZNAS kepada 12 Siswa
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon kembali menggelar kegiatan rutin Jum'at Kliwon yang diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa bersama, serta penyerahan santunan dari
Buka MATAMUDA 2026/2027, Kepala MTsN 4 Cirebon Ajak Murid Baru Ukir Prestasi dan Perkuat Akhlak
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTsN 4 Cirebon resmi mengawali pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui apel pembukaan di lapangan madrasah, Senin (1
MTsN 4 Cirebon Matangkan Pembagian Tugas, Siap Implementasikan KBC
Weru (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon menggelar Rapat Pembagian Tugas Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Sabtu (11/7/2026) di Ruang Guru MTsN 4 Cirebon. Kegiatan ini menjadi
Bangga, Siswa MTsN 4 Cirebon Lolos sebagai Peserta OSN Tingkat Provinsi Tahun 2026
Kab. Cirebon (KEMENAG) Salah satu peserta didik MTs Negeri 4 Cirebon, Ahmad Wahyudin dari kelas IX C, berhasil lolos sebagai Peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) T
Dua Karya Poster Siswa MTsN 4 Cirebon Terjual pada Pameran GALAKSI 2026 Kemendukbangga/BKKBN
DKI Jakarta (KEMENAG) Sebanyak 12 karya digital peserta didik Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MTsN 4 Cirebon tampil dalam Pameran Karya Digital GALAKSI 2026 yang diselenggarakan Direk
