Belajar Demokrasi dan Sejarah Lokal, Outing Class IPS MTsN 4 Cirebon Beri Pengalaman Nyata
Cirebon (KEMENAG)
MTsN 4 Cirebon terus berupaya menyediakan pembelajaran yang relevan dan dekat dengan kehidupan nyata. Melalui outing class mata pelajaran IPS, siswa kelas IX mendapatkan pengalaman belajar langsung di lapangan dengan mengunjungi sejumlah institusi dan situs bersejarah di Kabupaten Cirebon, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini melibatkan siswa kelas IX F dan IX I dengan tujuan KPU Kabupaten Cirebon, Museum Topeng Cirebon, Gedung Negara, serta Keraton Kasepuhan. Madrasah ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar materi IPS lebih mudah dipahami dan bermakna bagi peserta didik.
Di KPU Kabupaten Cirebon, siswa memperoleh banyak pembelajaran seputar demokrasi dan kepemiluan. Rombongan disambut oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyuri Abdul Wahid, yang mengenalkan proses pemilu serta peran warga negara dalam kehidupan demokrasi. Edukasi ini memberi gambaran nyata tentang hak dan tanggung jawab sebagai pemilih sejak usia dini.
Pembelajaran kemudian berlanjut ke Museum Topeng Cirebon. Di lokasi ini, siswa dikenalkan pada kekayaan budaya lokal melalui seni Tari Topeng serta ragam topeng khas Cirebon dan daerah lainnya. Sementara itu, kunjungan ke Gedung Negara membuka wawasan siswa tentang sejarah pemerintahan daerah dan nilai historis bangunan peninggalan kolonial. Di Keraton Kasepuhan, siswa mempelajari perjalanan kerajaan Islam di Cirebon sekaligus menyaksikan langsung bangunan bersejarah yang masih terawat hingga kini.
Kepala MTsN 4 Cirebon, Ubaidillah, menyampaikan bahwa outing class menjadi bagian dari pelayanan pendidikan yang memberi ruang bagi siswa untuk belajar secara utuh, tidak terbatas pada ruang kelas.
“Pembelajaran di luar kelas memberi pengalaman nyata. Siswa bisa mengaitkan materi IPS dengan kehidupan sehari-hari, sejarah daerah, serta perkembangan sosial masyarakat,” ujarnya.
Guru IPS sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Siti Aisyah, menjelaskan bahwa outing class ini membantu siswa memahami perkembangan pembangunan dari masa ke masa, termasuk di bidang demokrasi. Kunjungan ke KPU, salah satunya, menjadi penguatan materi yang sangat relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Anak-anak terlihat antusias karena bisa melihat langsung. Pembelajaran seperti ini membuat materi lebih hidup dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut juga dirasakan langsung oleh peserta didik. Salah satu siswa kelas IX, Siti Nailah, mengaku mendapatkan banyak pemahaman baru dari kegiatan ini.
“Saya jadi tahu lebih banyak tentang peran KPU dan juga hak pilih ketika sudah berusia 17 tahun. Di Museum Topeng dan Keraton, saya juga belajar budaya Cirebon dan sejarahnya. Belajar di luar kelas lebih seru karena bisa melihat langsung,” tuturnya.
Outing class ini menjadi bukti bahwa MTsN 4 Cirebon bukan hanya ingin menghadirkan layanan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pengalaman nyata, tetapi juga menumbuhkan kepedulian siswa terhadap demokrasi, sejarah, dan budaya lokal.
Kontributor : Noni Intanningsih, Eky
Fotografer : Inas Nafisa Difa
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MTsN 4 Cirebon Raih Juara Mula 1 Mading Madya YRCC Vol. 3 Tingkat Jabar, Jateng, dan Banten
Weru (KEMENAG) Tim PMR MTsN 4 Cirebon berhasil meraih Juara Mula 1 Mading Madya tingkat Prov. Jabar, Jateng dan Banten dalam ajang Youth Red Cross Competition (YRCC) Vol. 3 yang disele
MTsN 4 Cirebon Gelar Rapat Dinas Penetapan Kelulusan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026
Weru (KEMENAG) Menjelang kelulusan para siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026, MTs Negeri 4 Cirebon menggelar rapat dinas penetapan kelulusan, pada Jum'at (29/5/2026) di ruang guru. Ag
Pembahasan mengenai cinta lingkungan turut diperkuat melalui pengenalan lima prinsip Ekoteologi Islam, yakni Mizan, Larangan Fasad, Larangan Israf, Hima, dan Ihya'ul-Mawat sebagai dasar membangun budaya madrasah yang peduli terhadap kelestarian alam. Adap
Weru (KEMENAG) Pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, Berdasarkan data sementara Sabtu (27/6/2026), sebanyak 214 dari 283 peserta didik kelas
349 Murid Baru MTs Negeri 4 Cirebon Ikuti MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027
Kab. Cirebon (KEMENAG) Sebanyak 349 murid baru MTs Negeri 4 Cirebon yang terbagi dalam 11 rombongan belajar (VII A sampai VII K) mengikuti rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMU
Sedekah Minyak Jelantah MTsN 4 Cirebon melalui BAZNAS, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon resmi meluncurkan Program Sedekah Minyak Jelantah bekerja sama dengan BAZNAS Kab. Cirebon pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan ben
Jumat Kliwon Penuh Berkah, Kepala MTsN 4 Cirebon Serahkan Santunan BAZNAS kepada 12 Siswa
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon kembali menggelar kegiatan rutin Jum'at Kliwon yang diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa bersama, serta penyerahan santunan dari
Buka MATAMUDA 2026/2027, Kepala MTsN 4 Cirebon Ajak Murid Baru Ukir Prestasi dan Perkuat Akhlak
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTsN 4 Cirebon resmi mengawali pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui apel pembukaan di lapangan madrasah, Senin (1
MTsN 4 Cirebon Matangkan Pembagian Tugas, Siap Implementasikan KBC
Weru (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon menggelar Rapat Pembagian Tugas Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Sabtu (11/7/2026) di Ruang Guru MTsN 4 Cirebon. Kegiatan ini menjadi
Bangga, Siswa MTsN 4 Cirebon Lolos sebagai Peserta OSN Tingkat Provinsi Tahun 2026
Kab. Cirebon (KEMENAG) Salah satu peserta didik MTs Negeri 4 Cirebon, Ahmad Wahyudin dari kelas IX C, berhasil lolos sebagai Peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) T
MTsN 4 Cirebon Matangkan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Workshop Guru
Kab. Cirebon (KEMENAG) MTs Negeri 4 Cirebon menggelar Workshop Persiapan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti seluruh guru pada Selasa–Rabu (7&ndash
